Dua aset lainnya berupa tanah dan bangunan seluas 344 meter persegi dengan luas bangunan 36 meter persegi senilai Rp 150.000.000, serta tanah di Bombana senilai Rp 120.000.000.

Untuk kendaraan, Asrun Lio melaporkan dua mobil, yakni Daihatsu Sirion tahun 2016 senilai Rp 100.000.000 dan Toyota Yaris tahun 2020 senilai Rp 180.000.000. Keduanya tercatat sebagai hasil sendiri.

Sementara itu, harta bergerak lainnya dilaporkan senilai Rp 163.500.000 tanpa perincian jenis barang dalam lembar pengumuman. Kas dan setara kas mencapai Rp 975.064.123, menjadi komponen terbesar dalam laporan kekayaannya.

Harta Kekayaan Asrun Lio Sejak 2016

Data LHKPN menunjukkan nilai kekayaan Asrun Lio mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Pada laporan 2016, total kekayaannya tercatat Rp 78.000.000, kemudian meningkat menjadi ratusan juta rupiah pada 2017 dan 2018.