Awalnya merupakan tempat penambangan batu alam untuk material bangunan. Sejak 2014, pemerintah setempat menutup kegiatan pertambangan demi kelestarian lingkungan.

Kepala Desa Sambirejo Sleman, Mujiyono, mengatakan, saat masih menjadi kawasan pertambangan, Tebing Breksi hanya menyerap tenaga kerja tak lebih dari 46 orang kepala keluarga di desa itu.

Baca juga: Berawal dari Hobi, Pengusaha ini Dirikan Museum Kendaraan Antik

Setelah Tebing Breksi menjadi kawasan wisata, tenaga kerja yang terserap di sini mencapai 500 kepala keluarga.

Selain tampak eksotis, Tebing Breksi ini juga menawarkan pemandangan lanskap yang luar biasa.