JAKARTA, TELISIK.ID - Ekspor nikel Indonesia 2026 terancam turun setelah kekeringan akibat El Nino menekan produksi sejumlah smelter di kawasan IMIP, Morowali.
Kondisi kekeringan di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park atau IMIP, Sulawesi Tengah, berpotensi menekan produksi smelter hingga 30-40 persen.
Gangguan tersebut menjadi perhatian karena IMIP merupakan salah satu sentra industri nikel dan kawasan hilirisasi dengan aktivitas produksi yang terintegrasi.
Analis komoditas sekaligus Founder Traderindo Wahyu Laksono mengatakan kontribusi IMIP masih dominan terhadap total volume ekspor produk olahan nikel Indonesia.
Menurut Wahyu, berkurangnya pasokan dari kawasan industri tersebut berpotensi membuat nilai dan volume pengiriman produk nikel ke pasar internasional melambat dalam jangka pendek.
