BARCELONA, TELISIK.ID - Barcelona akan menjamu Real Madrid pada El Clásico pertama musim 2026/2027 di Spotify Camp Nou, Minggu 25 Oktober 2026 pukul 21.00 CET atau Senin 26 Oktober 2026 pukul 04.00 WITA. Laga pekan ke-10 La Liga itu mempertemukan pemuncak klasemen dengan tim peringkat ketiga, dan hasilnya dapat mengubah jarak kedua tim menjadi sembilan poin, tetap enam poin, atau menyusut menjadi tiga poin. Barcelona datang dengan modal sembilan kemenangan dari sembilan laga liga, sedangkan Madrid mengoleksi 21 poin dari tujuh kemenangan dan dua kekalahan.
Menjelang pekan ke-10, Barcelona memimpin klasemen dengan 27 poin, unggul lima poin atas Atlético Madrid di peringkat kedua dan enam poin atas Real Madrid di peringkat ketiga. Barcelona telah mencetak 39 gol dan kebobolan sembilan gol, sehingga selisih gol mereka mencapai plus 30, sementara Madrid mencetak 23 gol dari jumlah laga yang sama. Atlético dijadwalkan bermain lebih dulu pada Sabtu melawan Deportivo, sehingga posisi di papan atas masih dapat berubah sebelum peluit awal di Camp Nou dibunyikan.
Konteks klasemen itu membuat laga ini penting, tetapi belum menentukan. Sebagian besar musim masih tersisa setelah El Clásico, sehingga kemenangan Barcelona akan memperlebar jarak tanpa menutup persaingan, sementara kemenangan Madrid akan memangkas selisih menjadi tiga poin dan menjaga perebutan gelar tetap terbuka. Hasil imbang akan mempertahankan jarak enam poin yang sudah ada sebelum laga dimulai.
Rekor Awal Musim di Depan Mata
Barcelona menyamai rekor awal musim terbaik La Liga ketika menang 5-2 atas Real Betis pada 17 Oktober 2026. Sembilan kemenangan beruntun itu menyamai torehan Real Madrid pada awal musim 1968/1969 di bawah pelatih Miguel Muñoz, yang rangkaian kemenangannya berakhir dengan hasil imbang 0-0 melawan Pontevedra pada pekan ke-10. Kemenangan atas Madrid akan membuat Barcelona menjadi tim pertama yang memenangi sepuluh laga pembuka musim La Liga.
Ketajaman menjadi ciri utama awal musim Barcelona. Tim asuhan Hansi Flick rata-rata mencetak lebih dari empat gol per laga liga, dengan total 39 gol dalam sembilan pertandingan. Angka itu 16 gol lebih banyak daripada torehan Madrid, yang mencetak 23 gol dalam jumlah laga yang sama. Meski demikian, Barcelona juga kebobolan sembilan gol, sehingga keunggulan menyerang mereka tidak selalu diiringi pertahanan yang sepenuhnya rapat.
