Di Indonesia, penyakit ini terkenal dengan nama penyakit anjing gila. Hal ini karena hewan yang paling sering menyebabkan rabies adalah anjing. Meski begitu, ada banyak hewan lain yang juga bisa menyebabkan penyakit ini, seperti kucing, kelelawar dan kera.

Hewan yang terinfeksi bisa menularkan virus penyakit tersebut melalui air liur, gigitan, atau cakaran dan jilatan pada kulit seseorang yang terluka. Biasanya, hewan yang berisiko tinggi menularkan rabies adalah hewan liar atau hewan peliharaan yang tidak mendapatkan vaksin rabies.

Penyebab Rabies

Penyebab rabies adalah infeksi virus Lyssavirus. Virus ini menyebar melalui air liur hewan yang terinfeksi. Hewan yang terinfeksi dapat menyebarkan virus melalui gigitan hewan atau orang lain.

Dalam kasus yang jarang terjadi, penyakit ini dapat menyebar ketika air liur hewan yang terinfeksi masuk ke dalam luka terbuka atau selaput lendir, seperti mulut atau mata. Hal ini bisa terjadi jika hewan tersebut menjilat luka terbuka di kulit kamu.