KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Potensi gagal panen padi sawah di beberapa daerah di Sulawesi Tenggara diprediksi bakal terjadi tahun ini, akibat musim kemarau dan fenomena el nino yang melanda semua kabupaten di Sulawesi Tenggara.
Dilansir dari Kompas.id, data Dinas Pertanian dan Peternakan Sulawesi Tenggara, sawah terdampak kekeringan makin meluas. Hingga akhir September lalu, sebanyak 3.685 hektare sawah mengalami kekeringan.
Sebanyak 1.177 hektare di antaranya, gagal panen. Di luar jumlah ini, 1.223 hektare sawah lainnya terancam kering. Wilayah yang paling terdampak adalah Bombana dengan total lahan 1.872 hektare, di mana 1.135 hektare di antaranya gagal panen.
Menyusul wilayah Konawe Selatan dengan luasan 1.546 hektare, tetapi dengan lahan puso 10 hektare.
Berbeda dengan dua kabupaten tersebut, Kabupaten Kolaka Utara yang dilanda kemarau sejak Agustus hingga saat ini, justru tidak merasakan dampak signifikan terhadap sektor pertanian khususnya persawahan.
