“Anies menyampaikan kepada saya, didengar oleh semua bahwa awal September ini, berarti hari-hari sekarang ini, akan mendeklarasikan koalisi ini dalam kapasitasnya sebagai capres berikut capres dan cawapres yang telah selesai diputuskan,” ujar SBY.
Tiga hari kemudian, pernyataan SBY itu dianggap bohong oleh Sahroni. Dia lalu berencana melaporkan SBY ke Bareskrim tapi akhirnya batal.
“Mengklarifikasi apa yang disampaikan oleh Pak SBY bahwa Anies-AHY akan dideklarasikan awal September. Omongan itu saya katakan nggak ada,” kata Sahroni.
Sahroni mengatakan selama dua jam ada di dalam ruangan rapat bersama SBY. Saat itu, kata dia, dirinya dan anggota Tim 8 yang lainnya menerima cerita pengalaman SBY selama proses terpilih jadi Presiden di 2004 silam.
Reaksi Demokrat dan PKS menanggapi batalnya Sahroni melaporkan SBY ke Bareskrim Polri, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Hinca IP Panjaitan, mengapresiasi hal itu. Hinca menilai sikap yang diambil Surya Paloh untuk tidak melaporkan SBY sebagai langkah yang tepat.
