JAKARTA, TELISIK.ID - Sejumlah partai politik anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM) turut menanggapi pengunduran diri Airlangga Hartarto dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Golkar.
Langkah ini diambil oleh Airlangga dengan tujuan untuk menjaga keutuhan internal partai beringin serta memastikan transisi pemerintahan dari Presiden Joko Widodo ke presiden terpilih, Prabowo Subianto, berjalan lancar.
Keputusan ini dinilai cukup mengejutkan oleh banyak kalangan, termasuk dari partai-partai yang tergabung dalam KIM. Pengunduran diri Airlangga ini bisa dibilang mendadak, meski sebenarnya posisi Airlangga sudah mulai digoyang sejak pertengahan 2023.
Airlangga, yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian, sempat mengumumkan niatnya untuk kembali maju dalam Musyawarah Nasional Partai Golkar pada Desember mendatang. Airlangga percaya diri akan kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Golkar.
Namun, keputusan mendadak untuk mundur ini membuka babak baru dalam dinamika internal Partai Golkar dan tentunya mempengaruhi konstelasi politik nasional.
