Ia juga mengatakan, alat perusahaan berhasil menerobos lahan.
"Warga sudah kembali ke rumahnya, karena lahan sudah berhasil diterobos oleh pihak perusahaan," keluhnya.
Ia juga menuturkan, pihaknya berharap agar alat berat milik perusahaan dapat ditarik kembali.
"Penerobosan alat berat tersebut sudah tidak wajar, karena lahan tersebut milik warga setempat," pungkasnya.
Sementara, Humas PT GKP, Marlion membantah tudingan warga. Kata dia, tidak ada penyerobotan lahan yang terjadi di Desa Sukarela Jaya, terutama pada lahan yang diklaim La Dani.
