KENDARI, TELISIK.ID - Penipuan online semakin mengkhawatirkan. Setiap hari ribuan orang menjadi target penipuan melalui email dan telepon. Penipu tak kenal lelah dalam mencari korban dengan berbagai metode licik untuk mengelabui mereka.

Ketika pertama kali menghubungi calon korban, penipu sering kali tidak memiliki informasi pribadi apa pun. Mereka hanya berharap salah satu dari ribuan orang yang mereka targetkan akan menanggapi pesan atau panggilan mereka.

Penipu biasanya berupaya mendapatkan informasi pribadi korban untuk tujuan kriminal.

Ada berbagai modus yang digunakan oleh pelaku penipuan online. Salah satu taktik yang paling umum adalah meminta rincian perbankan atau informasi pribadi dengan dalih yang menggiurkan.

Misalnya, mereka bisa mengaku ingin mengirim hadiah atau akan memblokir akun korban jika informasi tersebut tidak diberikan. Modus-modus seperti ini sering berhasil mengelabui korban yang tidak waspada.