"Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian diseru untuk menunaikan shalat Jumat (Jumu'ah) maka bersegeralah mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli”.

Jumat seperti namanya menjadi momentum untuk menguatkan konsolidasi (persatuan) umat Islam. Duduk sejajar, merajut kembali saf-saf yang merenggangkan umat, karena khilafiah atau perihal duniawi.

Dari mimbar Jumat, lalu tersiar membahana melalui toa masjid, khatib senantiasa mengamanatkan kristalisasi visi, membumikan keadilan dan upgrading ketakwaan. Olehnya salat jumat menjadi kewajiban. Seperti sabda Rasulullah SAW berikut.

“Salat Jumat itu wajib atas tiap orang muslim berjemaah kecuali empat orang: hamba sahaya (budak), atau wanita, atau anak-anak (yang belum baligh) atau orang sakit.” (HR. Abu Dawud dan Al-Hakim).

Baca juga: Ini Keutamaan dan Cara Melaksanakan Puasa Syawal