Sementara itu, proyek Ecosort AI dikembangkan Muh. Fiqhi Amir dan Adhyaksa Bhayangkara dari kelas XII-4, bersama Muh. Fauzan dan Ahmad Fadel J. dari XII-5.
Tim keempat membawa proyek SIJAKA. Kelompok ini terdiri dari Zafran Khairy Marwan Putra dari kelas XII-1, La Ode Muhammad Ibrahim dari XII-3, serta Alfariza Febrian dan Muhammad Amar Danis Ilyas dari XII-2.
Kepala MAN 1 Kendari, La Tangkalalo, mengatakan keberhasilan para murid menembus final InYSIA 2026 merupakan hasil kerja keras dan ketekunan selama mengembangkan penelitian.
Ia menegaskan, madrasah terus mendukung pengembangan budaya riset dan penalaran ilmiah di lingkungan pendidikan.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas kerja keras anak-anak kami beserta tim pembimbing yang telah membawa nama harum MAN 1 Kendari ke kancah internasional,” ungkap La Tangkalalo dalam keterangan tertulisnya Sabtu (7/11/2026).
