Menurutnya, kompetisi tersebut bukan semata-mata tentang perolehan medali, tetapi juga kesempatan bagi murid untuk mengembangkan kemampuan dan memperluas jejaring.
“Ajang di UGM ini bukan sekadar kompetisi untuk meraih medali, tetapi juga momentum emas bagi para murid untuk mengasah mental kompetitif, memperluas jejaring, dan membuktikan bahwa madrasah mampu melahirkan inovator-inovator handal berstandar global,” ujarnya.
La Tangkalalo berharap seluruh tim dapat mengikuti kompetisi dengan lancar dan memperoleh hasil terbaik.
“Kami mendoakan agar seluruh tim diberikan kesehatan, kelancaran, dan hasil yang terbaik,” tuturnya.
Guru pembimbing riset InYSIA MAN 1 Kendari, Tuti Amalia Irianti, Al Kahfi, dan Sayyid Alwan Abdurrahman, mengatakan persiapan kompetisi dilakukan melalui pembimbingan intensif.
