Proses tersebut meliputi penyusunan kerangka penelitian, pengujian eksperimen, hingga simulasi presentasi menggunakan bahasa internasional. Tahapan ini dilakukan untuk mematangkan substansi penelitian sekaligus melatih kemampuan murid dalam menyampaikan hasil riset di hadapan dewan juri.

Guru pembimbing mengatakan persiapan menuju final membutuhkan proses panjang, termasuk penyempurnaan proyek dan evaluasi hasil penelitian setiap tim.

“Persiapan menuju panggung final InYSIA 2026 di UGM ini melewati kurasi dan perjuangan yang tidak mudah. Keempat tim telah menunjukkan komitmen luar biasa untuk menyempurnakan proyek mereka,” ujar guru pembimbing.

Mereka berharap seluruh tim dapat menampilkan hasil penelitian secara optimal dan meraih prestasi dalam kompetisi tersebut.

“Target kami tentu saja memberikan penampilan yang optimal serta memboyong prestasi tertinggi untuk mengharumkan nama MAN 1 Kendari di tingkat dunia,” tuturnya.