Olehnya kata Endang, sangat keliru jika seorang nomor satu di Konsel mengaitkan pergerakan mahasiswa ditunggangi dan dipolitisasi menjelang pesta demokrasi lima tahunan ini.
"Saya dapat informasi, jika masih ada proyek-proyek lain yang berjalan, padahal sebelumnya sudah ada komitmen yang ditanda tangani oleh bupati bersama mahasiswa yang disaksikan oleh Pimpinan DPRD Konsel dan Sekda," terangnya.
Baca juga: Samsul Bahri dan Andi Merya Nur Masih Berburu Partai di Koltim
Ketua Domokrat Sultra itu mengatakan, bingung jika masih ada seorang pemimpin yang memiliki pemahaman dengan pola-pola Orde Baru yang setiap gerakan atau aspirasi bukan dilihat dari isi, tapi selalu dikaitkan dengan aspek keamanan. seolah-olah ada yang menunggangi.
Untuk itu, Endang meminta kepada Surunuddin untuk mengklarifikasi perihal pernyataannya yang dianggap akan menimbulkan tensi di tahun politik ini menjadi panas.
