ANKARA, TELISIK.ID - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan negaranya tengah menghadapi perang.

Bukan baku tembak yang ia maksud tapi perang perekonomian. Dalam rapat kabinet Erdogan membela kebijakannya saat ini yang mengkampanyekan pemotongan suku bunga. Padahal langkah itu membebani mata uang negeri tersebut dan membuat lira terus ambruk terhadap dolar Amerika.

"Kita melihat permainan yang dimainkan oleh mereka atas mata uang, bunga dan kenaikan harga dan menunjukkan keinginan kita untuk melanjutkan rencana permainan kita sendiri," katanya, dikutip AFP, Rabu (23/11/2021).

"Kami akan muncul sebagai pemenang dari 'perang kemerdekaan ekonomi' ini dengan bantuan Allah dan rakyat kami."

Baca Juga: Viral: Suara Merdu Polisi Kanada Kumandangkan Azan, Nitizen: Damai Rasanya