JAKARTA, TELISIK.ID - ESDM mulai menyetujui revisi RKAB 2026 bagi sejumlah perusahaan tambang nikel dan batu bara, membuka kembali ruang produksi setelah evaluasi pemerintah.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan, sudah terdapat sekitar belasan perusahaan nikel dan belasan perusahaan batu bara yang memperoleh persetujuan revisi RKAB 2026.

Namun, pemerintah belum mengungkapkan besaran tambahan kuota produksi yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan tersebut. Tri juga tidak merinci daftar perusahaan yang telah mendapatkan persetujuan.

“Ada, udah beberapa (yang disetujui pengajuan revisi RKAB). Ada jumlahnya saya enggak ngitung. Mungkin sekitar segitu (sekitar belasan perusahaan masing-masing batu bara dan nikel),” kata Tri kepada awak media seusai IIGCE 2026 di kawasan Jakarta Selatan, seperti dikutip dari Bloomberg Technoz, Kamis (20/8/2026).

Tri juga memberi sinyal bahwa sejumlah perusahaan tambang yang sebelumnya menghentikan kegiatan operasional karena persoalan RKAB kini kembali memperoleh kesempatan untuk beroperasi setelah revisi disetujui pemerintah.