Baca Juga: Warga Turki Jerman Merahkan Berlin Saat Bentrok dengan Belanda
“Ini adalah momen untuk menghargai apa yang telah kami capai dan nikmati. Pemain saya tidak pernah puas. Saya bangga melatih pemain seperti ini,” kata pelatih Spanyol, Luis de la Fuente.
La Fuente memuji timnya yang disebutnya sudah terbiasa bersaing di level tertinggi. “Tim ini akan selalu bersaing. Selalu ada ruang untuk perbaikan, tentu saja, tetapi kami tidak dapat mempertanyakan kebanggaan, kualitas, dan komitmen mereka,” tambah La Fuente.
Usai kegagalan ke semifinal, para pemain Jerman berjalan ke arah penggemar mereka dengan muram, sementara pelatih Julian Nagelsmann memandang dengan tangan di pinggul dan wajahnya tergambar kekecewaan.
“Kami sangat dekat, itulah yang membuatnya begitu pahit,” ujar gelandang Jerman, Toni Kroos, setelah pertandingan terakhir dalam karirnya.
