Portugal telah menghadapi kritik menyusul pertandingan babak 16 besar mereka dengan Slovenia yang kurang memuaskan, sebelum menang lewat drama adu penalti berkat kecemerlangan kiper Diogo Costa.
Sementara keengganan pelatih Portugal, Roberto Martinez, untuk menggantikan Ronaldo telah dipertanyakan. Namun, Martinez menegaskan setiap keputusan yang dia buat adalah untuk kebaikan tim.
“Kritik adalah bagian dari pekerjaan. Saya punya informasi dan staf saya menyiapkan setiap pertandingan terpisah. Kritik menunjukkan betapa bersemangatnya orang-orang tentang tim nasional dan kami menerimanya,” kata Martinez.
Setiap hari, kata Martinez, dirinya menyaksikan para pemain berlatih dan bermain kemudian membuat keputusan.
“Saya tidak fokus pada diri saya sendiri. Tugas saya adalah membuat para pemain tampil sebaik mungkin dan itulah yang akan saya lakukan,” ujarnya.
