“Fokus saya tidak begitu banyak pada Yamal tetapi Jamal,” kata Nagelsmann dalam konferensi pers di Stuttgart Arena, Kamis (4/7/2024) waktu setempat.
Nagelsmann sesumbar memiliki banyak kualitas dan pendekatan untuk melawan tim yang suka penguasaan bola. Dia mengatakan timnya punya varian sehingga Spanyol akan mengalami kesulitan untuk beradaptasi.
Spanyol, kata Nagelsmann, mencoba menekan sangat tinggi. Ketika La Roja kehilangan dan menguasai bola, mereka mencoba untuk mendapatkan bola setinggi mungkin. Spanyol dinilainya bagus dalam transisi ketika menguasai bola.
“Ini bukan tiki-taka lagi. Begitulah cara mereka menciptakan lebih banyak peluang, lebih dari di masa lalu. Tetapi mereka juga mengambil risiko dan kami dapat menemukan solusi dalam situasi ini dengan cara sepakbola, dan saya pikir kami akan melakukannya,” ujar Nagelsmann.
Ditanya terkait ancaman yang dibawa oleh Lamine Yamal, Nagelsmann memuji pemain Barcelona tersebut, meski ia merasa Jerman bisa memanfaatkan pengalamannya.
