Di tingkat kabupaten/kota, evaluasi telah dilakukan di 17 daerah se-Sultra, dan hasilnya telah dibawa ke tingkat provinsi untuk dikaji lebih dalam.
Salah satu indikator penting dalam evaluasi ini adalah tingkat partisipasi pemilih. Berdasarkan rekapitulasi data Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap), tingkat kehadiran pemilih pada Pilkada 27 November 2024 mencapai 81,33 persen, yang merupakan angka tertinggi secara nasional.
"Target nasional untuk partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 adalah sekitar 70 persen. Alhamdulillah, Sulawesi Tenggara berhasil mencapai 81,33 persen," ungkap Mu’min.
Meski angka ini tergolong tinggi, KPU Sultra tetap melakukan evaluasi untuk memastikan kualitas partisipasi pemilih meningkat ke depannya.
"Walaupun partisipasi pemilih tinggi, kami tetap mengevaluasi aspek kualitas partisipasi, agar pemilih semakin sadar akan pentingnya hak suara mereka," tambahnya.
