Fasli juga menyoroti inovasi tahun ini yang menekankan eksplorasi minat anak, mulai dari sains antariksa, teknologi drone, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).
Menurutnya, pendekatan ini sejalan dengan kebijakan pembelajaran mendalam (deep learning) yang dicanangkan Kementerian Pendidikan Dasar.
“AI harus diperkenalkan sejak dini. Tapi juga perlu dialog agar anak-anak memahami bahwa AI itu seperti pisau bermata dua, bisa bermanfaat jika digunakan dengan bijak,” tegasnya.
Baca Juga: Kisah Jatuh Bangun Masdi, Penjual Es Kelapa Muda Mengeluh Sepi Pembeli Akibat Cuaca
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kota Kendari. Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Ummusshabri dalam menyelenggarakan pameran tahunan yang berdampak luas bagi pendidikan dan perekonomian daerah.
