JAKARTA, TELISIK.ID - Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menekankan urgensi peran parlemen dalam menyelesaikan isu-isu lingkungan hidup saat menjadi pemimpin dalam perhelatan besar COP26 di Glassglow, Inggris akhir pekan lalu.
Politisi Gerindra ini menyampaikan memang tidak mudah menyelesaikan isu lingkungan hidup tanpa adanya kesinambungan antara hukum sekaligus implementasi.
Namun, ia tidak ingin menyerah untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan tersebut.
“Saya melihat Indonesia sudah memiliki berbagai perangkat hukum dan legislasi sebagai payung penerapan analisa dampak lingkungan dalam satu pembahasan RUU maupun anggaran tetapi masih ada gap dalam implementasi,” kata Fadli dalam keterangan persnya, Senin (8/11/2021).
Fadli memaparkan, timbulnya kesenjangan antara hukum dan implementasi kebijakan penyelesaian isu lingkungan hidup diakibatkan oleh silo approach.
