Tanda Cairan Ejakulasi Wanita
Cairan yang keluar saat ejakulasi wanita umumnya memiliki ciri khas tertentu. Salah satunya adalah warna yang cenderung bening seperti air dan tidak meninggalkan noda mencolok pada kain. Dalam beberapa kasus, cairan juga dapat tampak sedikit keputihan dengan konsistensi lebih kental.
Berbeda dengan cairan pelumas alami vagina yang muncul saat fase rangsangan awal, cairan ejakulasi berasal dari uretra. Cairan ini juga tidak memiliki bau menyengat, sehingga dapat dibedakan dari urine.
Volume cairan yang dihasilkan biasanya tidak sebanyak ejakulasi pada pria. Namun, jumlahnya dapat bervariasi tergantung kondisi tubuh dan respons masing-masing individu terhadap rangsangan.
Perbedaan dengan Cairan Lubrikasi
