Baca juga: Kasus Positif COVID-19 di Kolaka Utara Bertambah Satu

Kemudian pasien kedua, laki-laki 35 tahun, sebelum divonis positif, pasien rutin cuci darah tiga kali seminggu di RS Santa Ana.

Selanjutnya pasien ketiga laki-laki usia 57 tahun, sebelum divonis positif, pasien dirujuk dari RS Santa Ana dengan diagnosis Efusi pleura bilateral masuk di IGD Non COVID-19 RSU Bahteramas.

"Misalnya dua pasien karena ada gagal ginjalnya, jadi kemungkinan memang akibat utama kematiannya bukan karena COVID-19," terang dr. Sukirman, Selasa (19/5/2020).

Lanjut dr. Sukirman, jika penyebab utama karena COVID-19 maka pasien akan meninggal karena acute respiratory distress syndrom (ARDS).