KENDARI TELISIK.ID - Nani (36), seorang pemulung di Kota Kendari harus memberhentikan anaknya bersekolah karena faktor ekonomi.

Nani yang mempunyai suami juga bekerja sebagai pemulung harus memutuskan harapan untuk anaknya untuk bersekolah karena tak memiliki biaya lagi.

Penghasilan minim yang ia dapatkan dalam sehari tidak bisa menutupi biaya sekolah kelima orang anaknya, bahkan justru untuk biaya hidup sehari-hari pun terasa sulit dilaluinya.

"Penghasilan dalam sehari itu Rp 20.000 sampai Rp 40.000 per hari biaya untuk makan dan kebutuhan sehari-hari saja tidak cukup, apalagi mau biayai anak sekolah," ungkapnya, Kamis (23/6/2020).

Baca juga: Tukang Becak Ini Kadang Harus Menahan Lapar Seharian