“Hasil pemantauan lapangan, menunjukan usaha ternak kambing merupakan mata pencaharian alternatif yang sangat menunjang perekonomian masyarakat setempat,” tuturnya, Jumat (6/1/2022).

Namun, satu hal yang menjadi kendala bagi peternak dalam usaha ternak kambing, sulitnya penyediaan pakan terutama di musim kemarau. Masalah pakan ini merupakan hal krusial dalam usaha peternakan karena sekitar 75% biaya produksi dialokasikan untuk pakan.
Dekan FPt UHO, Dr. Ir. Ali Bain, M.Si berharap, program itu dapat menginisiasi pengembangan peternakan kambing di Kota Kendari. Selain itu, program itu juga dapat ditindaklanjuti melalui kerjasama antar pihak terkait.
Kerjasama tersebut dapat diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (Momerandum of Understanding/MoU) di bidang pengabdian kepada masyarakat antara pihak FPt UHO dan Pemerintah Kota Kendari melalui dinas terkait.
