Baca Juga: Pembangunan Sekolah di SMA 3 Bombana Mangkrak

Siswa lainnya, Anita berpendapat, ruang kelas tidak nyaman karena kaca jendela pecah, rusak parah dan kurang rapat. Selain itu, kondisi plafon pun rusak.

Ditinjau dari tenaga guru, jumlah guru di sekolah ini sangat minim. Hanya terdapat satu guru ASN, selebihnya masih status tenaga honorer.

Upaya pembenahan dilakukan dengan beberapa kali membuat usulan perbaikan gedung dan peningkatan kualitas guru, tapi belum terealisasi karena adanya tumpang tindih kepentingan dan saling melempar kewenangan.

"Pemerintah daerah melempar kewenangan ke Kementerian Agama, sedangkan Kementerian Agama mengaku tidak dapat memberikan bantuan sepenuhnya karena MTs Sirajul Munir kategori  swasta," ungkap salah seorang guru, Akbar.