JAKARTA, TELISIK.ID – Kasus asusila yang kembali melibatkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy’ari, dan lagi-lagi dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) pada Kamis (18/4/204), memunculkan dugaan adanya ‘orang kuat’ di belakang Hasyim.

Hasyim dilaporkan ke DKPP terkait dugaan tindakan asusila terhadap seorang anggota panitia pemilihan luar negeri (PPLN). Pakar hukum tata negara dari Universitas Andalas, Feri Amsari, menilai Hasyim sudah seharusnya diberhentikan yang berkenaan dengan beberapa kasus sebelumnya.

Feri menegaskan bahwa Hasyim memang tidak beretika dan sudah diputuskan bermasalah oleh DKPP.

“Tapi kita tahu ada kekuatan besar yang selalu melindunginya (Ketua KPU Hasyim Asy’ari, red). Itulah kekuatan yang paling kuat di republik ini, kekuatan presiden,” tegas Feri di Jakarta, Jumat (19/4/2024).

Hasyim pada kasus sebelumnya juga dikaitkan dengan tindakan asusila terhadap Ketua Umum Partai Republik Satu, Hasnaeni alias "Wanita Emas", yang juga membuatnya disanksi peringatan keras terakhir oleh DKPP.