Meski begitu, ia mengingatkan bahwa pemanfaatan AI tetap membutuhkan teknik agar hasilnya maksimal.

“Jangan cuma bertanya tanpa konteks. Kita harus punya formula. AI akan belajar dan menyesuaikan dengan kebutuhan kita,” tambahnya.

Zulqifli berharap Seminar IT Fest XVIII dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami cara kerja AI sekaligus mengaplikasikannya secara tepat dalam bidang akademik maupun dunia industri.

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid itu diikuti puluhan mahasiswa, baik yang hadir langsung di Hotel Qubah Kendari maupun melalui Zoom Meeting. Panitia berharap seminar ini dapat membuka wawasan peserta dan meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan teknologi masa depan.

Penulis: Nurfadila