Tak hanya warisan budaya, Desa Wisata Liangkobori juga menawarkan pengalaman wisata lengkap dengan penginapan homestay, area parkir yang memadai, dan pusat oleh-oleh berupa kerajinan tangan khas desa.
Berbagai makanan tradisional juga tersedia bagi para pengunjung yang ingin mencicipi kuliner lokal khas Pulau Muna.
Letak geografis Liangkobori yang hanya berjarak sekitar 10 kilometer dari Kota Raha menjadikannya mudah diakses oleh wisatawan. Meskipun jalan menuju gua cukup menantang, pemandangan alam dan nilai sejarah yang ditawarkan membuat perjalanan terasa sepadan.
Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara telah menetapkan kawasan Karst Liangkabori sebagai salah satu dari tujuh destinasi wisata prioritas di wilayahnya.
Daftar tersebut juga mencakup Teluk Kendari – Toronipa – Labengki, Benteng Keraton Wolio – Hutan Lambusango, Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai, Hutan Mangrove di Konawe, Pulau Muna, dan Wakatobi. (C-Adv)
