Baca Juga: Mahasiswa FEB Unsoed Bantu Tingkatkan Kualitas Laporan Keuangan UMKM di Kendari

Sementara itu Pj Gubernur Sulawesi Tenggara yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, Asrun Lio dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret upaya kita bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang kondusif dan berkelanjutan di kawasan Timur Indonesia khususnya di Sulawesi Tenggara.

"Melalui FESyar KTI 2024 ini kita akan bersama-sama merayakan potensi ekonomi syariah yang layak dan beragam serta menjadi peluang-peluang baru untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelas Asrun.

Asrun menambahkan, ekonomi syariah dengan prinsip-prinsipnya yang berkeadilan berkelanjutan, menawarkan untuk mengatasi tantangan ekonomi yang kita hadapi saat ini.

Lebih lanjut Asrun menjelaskan, prinsip-prinsip seperti bagi hasil tolong menolong dan keadilan sosial bukan hanya memberikan landasan yang kuat untuk pertumbuhan ekonomi tetapi juga mendorong pemerataan, kesejahteraan, dan pemberdayaan masyarakat Sulawesi Tenggara.