Kemudian, melansir Idstime.com bahwa pada masa penjajahan, orang-orang Eropa yang tinggal di Indonesia juga selalu menyatakan perasaannya dengan memberikan bunga atau coklat kepada orang yang dia cintai.
Baca juga: Resep Sederhana Membuat Donat Anti Gagal
Tidak mau kalah dengan bangsa Eropa, warga Betawi kemudian mencari cara lain untuk menyatakan cinta mereka pada pasangan. Bukan dengan memberikan bunga apalagi coklat melainkan sepasang roti buaya di hari pernikahannya.
Anda pasti bingung, bagaimana mungkin hewan ganas satu ini bisa jadi perlambang cinta. Buaya dipilih karena dia merupakan hewan yang setia pada pasangannya.
Di balik keganasannya, seekor buaya jantan hanya akan menikahi satu betina seumur hidupnya. Kesetiaan buaya ini yang kemudian menginspirasi suku Betawi.
