
Plt Kadis Dikbud Konawe, Ferdinand Sapan mengapresiasi, hasil dari cerdas cermat antara sekolah yang ada di tengah kota dan sekolah yang ada di perbatasan akhirnya sama.
"Yang tadinya tahun lalu SMPN 2 yang juara, untuk kali ini SMPN Puriala perbatasan Konawe Selatan yang juara, bukan maksud saya Puriala yang harus juara, yang kita inginkan adalah apa yang dipahami teman-teman guru kita itu dapat dipahami anak-anak kita. Meskipun di daerah perbatasan ternyata setelah dicoba sama," ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, itu menandakan kemampuan guru-guru dalam memberikan pembelajaran itu bagus.
"Kalau saya melihat Dinas Pendidikan sukses terbukti tidak dalam satu wilayah saja mendominasi, tapi ternyata secara merata," ungkapnya.
