Gol tersebut membuat Vietnam menjadi semakin percaya diri. Anak asuh Park Hang-Seo itu terus membombardir gawang Thailand. Menjelang akhir babak pertama, Thailand nyaris menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Theerathon Bunmathan, namun sayang tembakannya mengenai mistar gawang Vietnam. Skor 1-0 bertahan di babak pertama.

Baca Juga: Adakah Perebutan Juara Tiga Indonesia vs Malaysia di Piala AFF 2022?

Tertinggal di babak pertama, Thailand langsung tancap gas di babak kedua. Alexandre Polking meminta anak asuhnya langsung menyerang gawang Vietnam. Benar saja, baru tiga menit laga berjalan, gawang Vietnam bergetar.

Lolos dari jebakan offside, Poramet Arjvirai masuk ke kotak penalti Vietnam, mengelabuhi bek The Golden Star sebelum melepas tembakan keras yang masuk ke gawang Vietnam. Skor berubah menjadi sama kuat 1-1.

Gol tersebut meningkatkan semangat Thailand. Tim Gajah Perang jadi lebih percaya diri untuk menyerang pertahanan Vietnam. Di menit 63, Thailand kembali mencetak gol. Kali ini Sarach Yooyen lolos dari jebakan offside setelah menerima umpan terobosan, dan ia langsung melepaskan tembakan dari luar kotak penalti dan mengoyak gawang Vietnam.