Oleh karena itu, Novia merasa hal tersebut sangat penting untuk mengajak masyarakat mengurangi penggunaan rokok serta limbah plastik dan menyadari dampak negatifnya terhadap lautan yang kaya akan keanekaragaman hayati.
"Kita tidak boleh melupakan betapa berharganya lautan bagi negara kita. Keindahan alam dan keberagaman hayati yang kita miliki adalah harta yang perlu kita jaga bersama. Kampanye kawasan tanpa rokok dan plastik merupakan langkah awal kita untuk merawat lingkungan yang kita cintai," ucapnya, Rabu (16/7/2023).
Baca Juga: Duta Wisata Sulawesi Tenggara 2023, Pemuda Asal Buton Utara Siap Bersaing di Kancah Nasional
Melalui kampanye tersebut, Novia telah membuktikan bahwa tindakan nyata dapat dimulai dari setiap individu. Ia berharap semoga inisiatif yang telah ia lakukan menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk berkontribusi dalam menjaga keindahan dan keberlanjutan alam laut Indonesia.
Melansir mediaindonesia.com, dampak buruk rokok tidak hanya dari asapnya yang mengandung berbagai bahan kimia berbahaya. Penelitian terbaru menemukan, puntung rokok dapat menyebarkan ribuan racun dan serat plastik yang berbahaya bagi lingkungan.
