"Pas mulai naik air, itu anak dibawa ke rumahnya ibu RT keadaan sudah menggigil mungkin karena kedinginan, makanya mamanya sama ibu RT kasih minyak telon sama dibungkus handuk supaya hangat," ujarnya.

Baca Juga: Kronologis Balita di Kendari Terbawa Arus Banjir Ditemukan Meninggal Dunia

"Sementara suaminya saat itu, dia sibuk angkat-angkat barang sama bawakan selimut untuk istrinya. Rencananya katanya mereka tunggui ada keluarganya yang mau datang jemput mereka untuk mengungsi sementara," tambahnya.

Menurut Wulan, karena masih baru dengan lingkungan saat ini, minim pencahayaan di malam hari saat banjir tersebut, sehingga ibu korban tidak mengetahui atau melihat jika ada selokan tempatnya berpijak. Oleh karena itulah peristiwa naas tersebut tidak dapat terhindarkan.

Tetangga lain, yang tidak ingin diketahui identitasnya mengatakan, selama tinggal di daerah tersebut dirinya hanya bisa pasrah jika saatnya sudah masuk musim penghujan.