Pada tahap pelaksanaan, peserta workshop menyoroti perlunya pengawasan yang optimal dari pihak kampus dan mitra industri.

Selain itu, diusulkan penggunaan platform digital untuk monitoring perkembangan mahasiswa, serta perpanjangan durasi magang hingga enam bulan untuk memberikan pengalaman yang lebih mendalam.

Baca Juga: Hutan Mangrove Bungkutoko: Pesona Wisata Alami di Kendari dengan Fasilitas Modern

Pada tahap evaluasi, pembahasan difokuskan mengenai indikator penilaian yang mencakup keterampilan teknis, soft skills, dan profesionalisme mahasiswa, serta feedback dari mitra industri yang berperan dalam proses magang.

Sedangkan untuk tahap konversi nilai, ditekankan penggunaan model penilaian berbasis portofolio, yang dianggap lebih akurat dalam menggambarkan kompetensi mahasiswa.