DI TENGAH hiruk pikuk Kota Kendari, diantara cahaya berkedip lampu jalan, terdapat dunia yang tersembunyi namun penuh kehidupan penuh arti.

Setiap hari, ribuan kendaraan berhenti di belakang garis putih, menunggu sinyal hijau memberi izin untuk melanjutkan perjalanan. Di balik sederetan lampu merah berkedip-kedip itu.

Anak-anak yang menunggu uluran tangan pengendara di belakang garis putih lampu merah. Foto: Merdiyanto/Telisik 

 

Di balik setiap mobil dan motor yang berhenti, terdapat tangan-tangan kasar dan lelah mencoba mencari nafkah untuk keluarga di bawah terik matahari.

Ketika lampu merah berubah menjadi hijau, kendaraan-kendaraan pun melaju kembali dengan kecepatan mereka masing-masing. Meninggalkan para pencari nafkah di bawah lampu merah.