Fakultas Perikanan UHO juga merencanakan untuk mengembangkan pembenihan ikan nila secara mandiri, yang sebelumnya masih dilakukan di luar kampus.

Selain itu, penerapan sistem bioflok dalam budidaya ikan juga diperkenalkan. Sistem ini menggunakan mikroorganisme untuk mengolah limbah menjadi pakan alami bagi ikan, yang dapat mengurangi ketergantungan pada pakan buatan, serta menghemat biaya operasional dan meningkatkan kualitas air kolam.

Sistem bioflok ini juga membantu menjaga kualitas rasa ikan yang dihasilkan, sehingga menghasilkan produk ikan yang lebih berkualitas.

"Harapan kami ke depan, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga aplikasi praktis yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan memberikan pendapatan tambahan untuk fakultas dan universitas. Kami juga mendukung program pemerintah untuk meningkatkan sektor perikanan," ujar Asriyana.

Program budidaya ini juga sejalan dengan upaya FPIK UHO untuk mengembangkan kerja sama internasional. Fakultas ini telah menjalin kerja sama dengan Universitas Hawaii, di mana dalam beberapa kesempatan, pihak Universitas Hawaii memberikan kuliah umum sebagai bagian dari pengabdian internasional.