BOMBANA, TELISIK.ID - Guna mengantisipasi risiko terjadinya bencana, Pemerintah Kabupayen Bombana mengingatkan forum pengurangan risiko bencana (FPRB) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap datangnya bencana alam secaa tiba-tiba.
FPRB diminta lakukan langkah mitigasi dan perencaan serta edukasi terhadap masyarakat, tentang cara mengindari korban jiwa atau menyelamatkan diri. FPRB sendiri merupakan gabungan dari pemerintah kecamatan, desa, OPD, TNI-Polri dan instansi lainnya.
“Harus kita yakin bahwa bencana alam adalah kehendak Allah SWT, seperti longsor, banjir bandang, angin puting beliung, gempa bumi dan sebagainya. Jadi yang harus dilakukan FPRB melakukan perencanaan yang tepat,” kata Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Burhanuddin, usai mengukuhkan pengurus FPRB periode 2022-2025, Kamis (15/12/2022).
Baca Juga: Penyedia Jasa Transportasi Angkutan Darat dan Laut Dapat Bantuan BBM Subsidi
Burhanuddin menceritakan apa yang dialaminya saat mengikuti pelatihan di negeri samurai, Jepang. Ia mengatakan, saat pertama tiba di tempat pelatihannya, mereka pertama kali dibagikan buku tentang apa yang harus dilakukan saat terjadi gempa.
