Silvester Nado menjelaskan, merefocusing anggaran sebagaimana diamanatkan dalam PMK (Peraturan Menteri Keuangan) untuk penanganan pandemi COVID-19.

Baca Juga: BKN Rangking Nilai SKD, Peserta CASN yang Ikut SKB Tersisa

Baca Juga: Anak Pengusaha Besi Dibunuh Gelandangan Pakai Besi

“Yang menjadi pertanyaan refleksi dari Fraksi Partai Demokrat sekarang adalah apakah penambahan anggaran untuk PKK/Dekranasda dan pengangkatan 59 tenaga honorer tersebut merupakan bagian dari penangan pandemi COVID-19,” kritik Nado.

Sementara itu, Bupati Manggarai, Heribertus Nabit tidak berkomentar banyak soal ini.