JAKARTA, TELISIK.ID - Pimpinan Fraksi PAN DPR-RI, Saleh Partaonan Daulay tekankan beberapa catatan terkait rencana Menteri Kesehatan (Menkes) membuka opsi vaksinasi mandiri.
"Saya kira, opsi itu boleh saja ditawarkan. Itu bisa menjadi salah satu cara untuk mempercepat proses vaksinasi yang dilaksanakan. Termasuk untuk memudahkan pendataan bagi warga yang divaksin," kata Saleh Partaonan Daulay kepada Telisik.id di Jakarta, Jumat (15/1/2020).
Ia mengatakan, jumlah warga yang ditargetkan sebagai sasaran vaksin yaitu 181,5 juta. Angka tersebut bukan jumlah yang sedikit, sehingga jika semua ditangani pemerintah, maka akan butuh waktu yang tidak singkat.
Apalagi, wilayah Indonesia yang berbentuk kepulauan sehingga untuk distribusi vaksin saja, butuh waktu.
"Presiden kan meminta agar vaksinasi segera dituntaskan. Bahkan dari rencana awal 15 bulan, ini mau dikelarkan 12 bulan," ungkapnya.
