KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB) menuding Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara tidak serius menyelesaikan nasib 24 honorer tenaga kesehatan (nakes) yang kelulusannya sebagai PPPK dibatalkan sepihak oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI.

Pernyataan itu disampaikan anggota F-PBB, Irwan Amir yang turut terlibat dalam panitia khusus (pansus) bentukan DPRD untuk menyelesaikan masalah yang menimpa puluhan honorer nakes ini.

Sikap Pj Bupati Kolaka Utara yang hanya mendelegasikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKPSDM dan Kepala Dinas Kesehatan Kolaka Utara mendampingi Pansus DPRD, di mata Politikus PBB ini dianggap sebagai bentuk abai pemerintah daerah atas nasib 22 honorer nakes tersebut.

"Kami menilai Pemkab Kolaka Utara tidak ada keseriusannya menyelesaikan masalah ini. Buktinya, mereka hanya menugasi dua instansi terkait mendampingi kami, beda dengan beberapa daerah yang alami kasus serupa bupati dan sekdanya langsung turun tangan," terangnya, Kamis (21/3/2024).

Untuk itu Irwan meminta Pj Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding terlibat langsung menyelesaikan masalah yang dihadapi para honorer yang berprofesi sebagai bidan.