Menurut pakar urologi Jamin Brahmbhatt, MD, tidak ada standar yang ditetapkan untuk frekuensi masturbasi. Ia mengatakan masturbasi bisa dilakukan harian, mingguan, atau bulanan tergantung preferensi pribadi.
Sebuah studi pada 2016 menemukan pria yang ejakulasi 21 kali sebulan atau lebih secara signifikan lebih kecil kemungkinannya terkena kanker prostat dibandingkan dengan orang yang ejakulasi 4 hingga 7 tujuh kali per bulan.
Namun bukan berarti setiap pria harus masturbasi sesering itu. Ini merupakan tanda bahwa masturbasi secara teratur dapat bermanfaat bagi kesehatan.
Bisakah Pria Masturbasi Berlebihan?
Meskipun terbukti memberi dampak positif bagi tubuh, masturbasi yang berlebihan justru bisa mengganggu kehidupan sehari.
