Kehadiran PT (Perguruan Tinggi) sambung Arifin, diharapkan mampu memberi edukasi ke masyarakat dalam berbagai program pemberdayaan berbasis masyarakat. Tidak sekedar konsep, tetapi juga aksi nyata.
"Nah, kampus memiliki andil itu. Insya Allah, kami memberi apresiasi dan back up kehadiran Bank Sampah di Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Kendari,” cetus sekdis DLHK ini.
Di tempat yang sama, Dr Muhammad Iksan, M,Pd. Wakil dekan Bidang Mahasiswa dan Akademik FUAD mengungkapkan, kolaborasi bersama DLHK diharapkan mampu memberi aksi nyata dalam pengurangan sampah. Kalau hanya sebatas rekomendasi kata dia, tentu sudah banyak, tentu yang dibutuhkan adalah prateknya.
Dari kegiatan FGD pengabdian masyarakat berbasis riset, sambung Muhammmad Iksan, bisa memotivasi untuk memacu kreativitas dan inovasi mahasiswa seiring dengan tuntutan perkembangan zaman.

"Mahasiswa tidak selalu harus belajar di dalam kelas saja, tetapi juga perlu suasana belajar yang berbeda. Kami juga mendukung pengurangan sampah plastik untuk kelestarian lingkungan,” jelasnya.
