Adapun mekanisme pengumpulan donasi, tambah dia, terbagi atas dua cara. Cara pertama yaitu dengan berdonasi melalui posko yang telah dibuka di pelataran Masjid Malim UHO dan gedung Workshop UHO. Kedua, bisa melalui transfer ke rekening bank yang sediakan oleh pihak panitia (rekening bank yang tertera pada pamflet).

"Target donasi yang ingin kami capai untuk saat ini senilai Rp 10 juta. Donasi tersebut akan kami bagi menjadi dua bentuk, yaitu uang tunai dan kebutuhan pokok korban banjir di lokasi," katanya kepada Telisik.id, Selasa (21/7/2020).

Selain itu, mahasiswa Jurusan Arsitektur UHO ini melanjutkan, kedepannya pihaknya juga akan melakukan penggalangan dana di lapangan serta membuka posko di beberapa titik strategis yang ada di Kota Kendari.

Reporter: Fitrah Nugraha

Editor: Haerani Hambali