Namun, dua orang teman pelaku berjarak sekitar 10 meter antara korban dan pelaku. Saat itu, korban mengaku disuruh duduk oleh pelaku dan pelaku duduk memposisikan dirinya di depan korban.
Saat itu, pelaku langsung menjalankan aksinya dengan memasukan tangan dari bawah baju korban dan memegang area terlarang korban, setelah beberapa saat, pelaku menyuruh korban berbaring terlentang di hadapan pelaku dan pelaku kembali meraba korban.
Setelah itu pelaku mencoba memasukkan tangannya ke celana korban, melihat tindakan pelaku telah berlebihan, korban langsung menahan tangan pelaku, namun pelaku bersikeras untuk memasukkan tangan ke dalam celana korban tetapi upaya untuk menahan tangan pelaku tetap dilakukan oleh korban, sehingga pelaku hentikan aksi bejat itu.
"Setelah perlakuannya menjadi-jadi, saya mendengar salah satu temannya berteriak untuk pamit pulang, setelah itu temannya pulang, dia langsung turun atas badanku dan kembali memakai celananya," pungkasnya.
Saat bersamaan, korban pun berdiri dan merapikan pakaiannya. Selanjutnya pelaku mencari keberadaan HP korban, saat hendak mencari HP tersebut, muncul seorang warga berinisial LS yang menyorotkan lampu senter dan mendekati ke tempat keduanya.
