Dengan hati yang telah bulat Ia pun mengucapkan dua kalimat syahadat dan menyerahkan perwaliannya kepada Ismail Saranani selaku penghulu di Kantor Kecamatan Pondidaha untuk menikahkan dirinya.
Akhirnya akad nikah berjalan lancar meski Armanto harus mengulang beberapa kali ijab kabulnya.
Dalam nasehat perkawinan yang disampaikan oleh Ismail Saranani selaku penghulu, kepada Armanto Ia berpesan agar bertanggung jawab penuh kepada istrinya baik secara ekonomi maupun batin.
"Yang terutama masalah agama, karena istrinya seorang mualaf yang butuh bimbingan dalam pelaksanaan salat dan mengaji. Apalagi menjelang memasuki di bulan suci Ramadan ini. Dan apapun langkah keputusan yang telah diambil oleh istrinya hari ini adalah mutlak hak dia dan tidak dipengaruhi oleh siapapun," ungkapnya. (A)
Reporter: Thamrin Dalby
