"Dalam waktu dekat evaluasi ini akan dilakukan bersama Kemenag Muna Barat, membahas tentang persiapan agar mendapat juara di ajang STQH dan MTQ," ungkap Bahri, Rabu (19/7/2023).
Ia mengatakan, proses evaluasi dari rekrutmen dalam ajang STQH perlunya persiapan dari tingkat bawah, yakni desa, kecamatan, hingga kabupaten, serta perlunya dukungan pelatih profesional sebagai wujud kesiapan dalam mengikut lomba di ajang tersebut.
Untuk itu, pemda akan membentuk salah satu kelembagaan dari 11 kecamatan hingga kabupaten yaitu LPTQ, nantinya didukung pula dengan pendanaan dari APBD, sehingga kegiatan islamiah sinergi dari lingkungan desa dan kecamatan.
Sementara itu, Kabag Kesra Setda Muna Barat, La Karimu merasa bersyukur dengan pencapaian para kafilah walaupun tak meraih juara 1 di ajang perhelatan tersebut.
"Alhamdulillah, dari enam bidang yang kita ikuti, 5 orang mendapat penghargaan khusus," ungkapnya via Whatsapp, Rabu (19/7/2023).
